<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rifani.info</title>
	<atom:link href="http://rifani.info/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rifani.info</link>
	<description>my writing, my sharing and my remembering</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Apr 2013 09:50:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Menjalankan Android 4.0 di VirtualBox</title>
		<link>http://rifani.info/menjalankan-android-4-0-di-virtualbox/</link>
		<comments>http://rifani.info/menjalankan-android-4-0-di-virtualbox/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Apr 2013 03:37:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ivan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Android]]></category>
		<category><![CDATA[ICS]]></category>
		<category><![CDATA[VirtualBox]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rifani.info/?p=389</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin teman-teman merasakan akses yang sangat lambat menggunakan Android Virtual Devices yang disediakan Google. Kali ini saya memiliki solusi yang mungkin bisa menjadi alternatif bagi teman-teman yang sedang melakukan developing Android Apps yaitu menggunakan VirtualBox. Berikut ini panduan dan konfigurasinya   Preparing Tools : VirtualBox &#8211; Download Android 4.0.3 Tipe Resolusi Link Phone 480 x 800 [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Mungkin teman-teman merasakan akses yang sangat lambat menggunakan Android Virtual Devices yang disediakan Google. Kali ini saya memiliki solusi yang mungkin bisa menjadi alternatif bagi teman-teman yang sedang melakukan <i>developing</i> <i>Android Apps </i>yaitu menggunakan VirtualBox.<br />
<i></i></p>
<p style="text-align: center;"><i><br />
Berikut ini panduan dan konfigurasinya</i></p>
<p> <span id="more-389"></span></p>
<p><strong>Preparing Tools</strong> :</p>
<ol>
<li>VirtualBox &#8211; <a href="https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads">Download</a></li>
<li>Android 4.0.3</li>
</ol>
<table style="border: 1px solid #333; padding: 10px; margin-left: 100px; margin-top: -10px;" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top"><b>Tipe</b></td>
<td align="center" valign="top" width="100"><b>Resolusi</b></td>
<td valign="top"><b>Link</b></td>
</tr>
<tr>
<td align="left" valign="top">Phone</td>
<td align="center" valign="top">480 x 800</td>
<td align="center" valign="top"><a href="http://buildroid.org/Download/buildroid_vbox86p_4.0.3_r1-20120518.ova">Download</a></td>
</tr>
<tr>
<td align="left" valign="top">Tablet</td>
<td align="center" valign="top">1024 x 600</td>
<td align="center" valign="top"><a href="http://buildroid.org/Download/buildroid_vbox86t_4.0.3_r1-20120518.ova">Download</a></td>
</tr>
<tr>
<td align="left" valign="top">Tablet with Phone Capabilities</td>
<td align="center" valign="top">1024 x 600</td>
<td align="center" valign="top"><a href="http://buildroid.org/Download/buildroid_vbox86tp_4.0.3_r1-20120518.ova">Download</a></td>
</tr>
<tr>
<td align="left" valign="top">Tablet with Google Plays Included</td>
<td align="center" valign="top">1024 x 600</td>
<td align="center" valign="top"><a href="http://buildroid.org/Download/buildroid_vbox86t_4.0.3_r1-20120518_gapps.ova">Download</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />
<p><strong>Setup Buildrop di VirtualBox</strong> :</p>
<ol>
<li>Install dan Buka VirtualBox</li>
<li>klik <b>File</b>, lalu <b>Import Appliance&#8230;</b></li>
<li>klik <b>Choose&#8230;</b> dan buka file .ova Android VirtualBox image yang sudah di-<em>download</em>.</li>
<li>klik <b>Next</b>.</li>
<li>klik <b>Import</b>.</li>
<li>Pilih Buildroid dan klik <b>Start</b>.</li>
</ol>
<p style="text-align: center;"><a href="http://rifani.info/wp-content/uploads/2013/04/Oracle_VM_VirtualBox_Manager.png"><img class="wp-image-414 aligncenter" style="border: 1px solid #888; backgroud-color: #fff; padding: 10px;" alt="Oracle_VM_VirtualBox_Manager" src="http://rifani.info/wp-content/uploads/2013/04/Oracle_VM_VirtualBox_Manager.png" width="539" height="446" /></a></p>
<p style="text-align: left;"><b>Catatan :</b></p>
<ul>
<li>Tekan  tombol Ctrl ( kanan) / Command (kanan)  untuk mengembalikan mouse pointer ke Komputer.</li>
<li>Untuk membuka Unlock Screen setelah idle, tekan tombol ESC terlebih dahulu. Atau, Screen Lock nya bisa dimatikan saja (Settings &gt; Developer options &gt; enable Always stay awake).</li>
</ul>
<br />
<table>
<tbody>
<tr>
<td style="text-align: center;"><a href="http://rifani.info/wp-content/uploads/2013/04/Android4.0_Running1.png"><img class="wp-image-417" alt="Android4.0_[Running]1" src="http://rifani.info/wp-content/uploads/2013/04/Android4.0_Running1.png" width="288" height="417" /></a></td>
<td style="text-align: center;"><a href="http://rifani.info/wp-content/uploads/2013/04/Android4.0_Running.png"><img class=" wp-image-416 alignright" alt="Android4.0_[Running]" src="http://rifani.info/wp-content/uploads/2013/04/Android4.0_Running.png" width="288" height="417" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />
<br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rifani.info/menjalankan-android-4-0-di-virtualbox/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Creativity is a Habit</title>
		<link>http://rifani.info/creativity-is-a-habit/</link>
		<comments>http://rifani.info/creativity-is-a-habit/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2012 12:12:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ivan</dc:creator>
				<category><![CDATA[myLife]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rifani.info/?p=346</guid>
		<description><![CDATA[reatif. Sebuah kata yang mungkin terdengar too good to be true  bagi sebagian orang. Masih banyak orang yang menganggap dirinya tidak kreatif. Kreativitas seakan merupakan barang langka yang hanya dimiliki oleh mereka yang memang punya bakat kreatif. Padahal, setiap orang bisa menjadi kreatif. Meskipun di dunia ini beberapa orang tampaknya lebih kreatif dibanding orang lain, namun [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span class="dropcap2">K</span>reatif. Sebuah kata yang mungkin terdengar <em>too good to be true  </em>bagi sebagian orang. Masih banyak orang yang menganggap dirinya tidak kreatif. Kreativitas seakan merupakan barang langka yang hanya dimiliki oleh mereka yang memang punya bakat kreatif.</p>
<p><span id="more-346"></span></p>
<br />
<p>Padahal, setiap orang bisa menjadi kreatif. Meskipun di dunia ini beberapa orang tampaknya lebih kreatif dibanding orang lain, namun semua orang pada dasarnya mampu melahirkan ide-ide kreatif. Kreatifvitas seseorang tidak tergantung pada tingat IQ orang tersebut, namun tergantung pada sejauh mana ia mampu membuka diri dan open minded terhadap apa yang dia lihat dan rasakan.</p>
<br />
<p>Lalu dari mana sebenarnya kreativitas itu muncul ?</p>
<br />
<p>Ketika kita berbicara tentang kreativitas, kita tidak sedang membicarakan sesuatu yang bersifat bawaan, alamiah atau given. Kreativitas berbeda dengan IQ, di mana IQ lebih bersifat <em>given. </em>IQ merupakan anugerah yang dimiliki sejak lahir, dan tingkat IQ seseorang cenderung tetap seiring perubahan usia, pengalaman, dan sebagainya. Apabila diuji berkali-kali, IQ seseorang paling hanya berubah sebanyak 5% saja. Hal ini berbeda dengan kreativitas. Kreativitas bukanlah sesuatu yang <em>given, </em>melainkan sebuah keterampilan atau skill yang dapat dilatih dan dimunculkan. Setiap orang pada dasarnya sudah memiliki potensi kreatif di dalam dirinya, dan bila potensi ini terus diasah melalui suatu pembiasaan, maka kreativitas pun akan melejit ke tingkat yang mungkin jauh lebih tinggi daripada yang bisa dibayangkan.</p>
<br />
<p>Jadi bila Anda memiliki tingkat IQ yang rendah, bukan berarti Anda tidak kreatif. Demikian pula bila tingkat IQ Anda tinggi, belum tentu anda kreatif. Siapa pun diri Anda, Anda bisa menjadi kreatif. Tinggal apakah Anda mau mengasahnya dan memanfaatkannya untuk kemajuan pribadi, karir, dan kehidupan Anda.</p>
<br />
<p>Ingat waktu kita kecil ? Kebanyakan anak kecil senang mewarnai atau senang menggambar, dan itu adalah contoh kreativitas. Ada yang besar menjadi animator, ada juga yang besar menjadi programmer. Namun dasar-dasar kreativitas ada di dalam diri kita.</p>
<br />
<blockquote><p>All Children are artists. The Problem is how to remain an artist once he grows up.&#8221;  Pablo Picaso</p></blockquote>
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rifani.info/creativity-is-a-habit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perjalanan ke Kandangan dan H. Yudi</title>
		<link>http://rifani.info/perjalanan-ke-kandangan-dan-h-yudi/</link>
		<comments>http://rifani.info/perjalanan-ke-kandangan-dan-h-yudi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Nov 2012 08:03:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ivan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rifani.info/?p=333</guid>
		<description><![CDATA[Perjalanan saat itu terasa sangat lama tapi ternyata memang sangat lama. Hampir 4 Jam kapal mengapung di teluk Balikpapan, 1 jam perjalanan menuju seberang dan 3 jam mengantre bongkar muat. Sepanjang perjalanan saya terus memikirkan apa yang akan saya lakukan ketika bertemu dengan orang tua Wulan. Terasa cukup menegangkan karena selama ini perjalanan kami berdua [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Perjalanan saat itu terasa sangat lama tapi ternyata memang sangat lama. Hampir 4 Jam kapal mengapung di teluk Balikpapan, 1 jam perjalanan menuju seberang dan 3 jam mengantre bongkar muat. Sepanjang perjalanan saya terus memikirkan apa yang akan saya lakukan ketika bertemu dengan orang tua Wulan. Terasa cukup menegangkan karena selama ini perjalanan kami berdua diiringi suara-suara negatif dari mereka. Saya hanya berpikir positif dari semuanya itu, &#8220;mungkin karena mereka belum begitu mengenal saya saja..&#8221; ucap saya di dalam hati.</p>
<p><span id="more-333"></span></p>
<p>Teman saya diperjalanan saat itu adalah H. Yudi, sesaat dia menghampiri saya di geladak kapal. &#8220;Apa yang kau pikirkan anak muda ?&#8221;, H. Yudi bertanya dengan gaya Jin Tomangnya. Untungnya saat itu dia tidak berucap, &#8220;Sebagai tanda terima kasihku, kuberi kau tiga permintaan ?..&#8221; inikan cerita tetangga saya di sebelah HendraSetiawan.net. Baiklah kembali ke obrolan saya bersama H. Yudi yang mulai serius. Menjawab pertanyaan yang dia utarakan adalah satu hal yang mengurangi beban pikiran saat itu. Cerita-cerita itu pun terucap kepada H. Yudi…</p>
<p>H. Yudi menghela nafas panjang sambil menepukkan tangannya ke pundak saya saat itu. &#8220;Kisah yang luar biasa kawan…&#8221;, saya pun tersadar dan mulai merenungi kembali apa yang saya ceritakan saat itu. Perjalanan hidup yang sudah terlalui memang terasa sangat bermakna. Saya akan selalu ber-terima kasih kepada-Nya atas anugerah yang begitu indah ini. Betapa semua perjalanan yang saya lalui sudah sangat memperkaya jiwa ini, memberikan berbagai pemahaman tentang arti sebuah kehidupan.</p>
<p>Kemudian H. Yudi memberikan beberapa saran kepada saya bagaimana cara menghadapi kedua orang tua dengan tipikal seperti yang sudah saya ceritakan. Saat itu dia mengumpamakan perjalanan saya adalah perjalanan diplomatis sebuah negara ke negara lainnya untuk menjalin sebuah persahabatan. Bagaimana seorang diplomat yang baik berlaku ? Dia pun memberikan beberapa gambaran…</p>
<p><em>Pertama</em>, H. Yudi menyarankan untuk membawa hadiah. Katanya hadiah berperan dalam meningkatkan kedekatan sosial dan hadiah menjadi memori tersendiri bagi penerimanya.</p>
<p><em>Kedua</em>, bernafaslah yang benar. Mengatur pernapasan yang bagus adalah salah satu cara menjaga emosi tetap tenang dan kondusif. Imbasnya adalah kita bisa berpikir lebih baik dan ucapan yang kita tuturkan lebih jelas.</p>
<p><em>Ketiga</em> adalah menjaga etika. Ini mutlak harus kita lakukan jika tidak ingin ditendang keluar oleh calon mertua kita. Biasanya ini menjadi poin paling penting bagi mereka ketika pertama kali bertemu dengan<em>mangsanya</em>. Saat itu muka H. Yudi sangat serius sambil dalam menatap mata saya dan berucap, &#8220;mangsanyaaa…&#8221;.</p>
<p><em>Keempat</em>, H. Yudi minta waktu sebentar… Dia sedang menyalakan rokoknya (entah apa merk rokok itu tampak begitu langka bagi saya, mungkin merknya &#8220;H. Yudi Kretek&#8221; dengan moto &#8220;sekali isap lima nyawa berjatuhan&#8221;. Bukannya apa-apa, asap rokoknya tampak begitu tebal suasana malam pun tiba-tiba saja berkabut )…</p>
<br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rifani.info/perjalanan-ke-kandangan-dan-h-yudi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Form Post (the right one)</title>
		<link>http://rifani.info/form-post-2/</link>
		<comments>http://rifani.info/form-post-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jul 2012 14:38:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ivan</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klandasan.info/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[ungkin teman-teman sering memerlukan form post pada di halaman yang sama dengan form tersebut. Jadilah keluar berbagai jenis script yang teman-teman gunakan, misalnya atau Tahukah teman-teman bahwa ada script seperti ini :]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span class="dropcap2">M</span>ungkin teman-teman sering memerlukan form post pada di halaman yang sama dengan form tersebut. Jadilah keluar berbagai jenis script yang teman-teman gunakan, misalnya
</p>
<br />
<p><span id="more-277"></span></p>
<p>atau</p>
<p>Tahukah teman-teman bahwa ada script seperti ini :</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rifani.info/form-post-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
